Musim Kemarau Can Be Fun For Anyone

Wiki Article

Pola musim yang relatif stabil memberi ruang perencanaan yang lebih baik. Namun, perubahan iklim world wide tetap menjadi latar besar yang tak bisa diabaikan. Kesiapsiagaan, adaptasi, dan kolaborasi tetap menjadi kunci menghadapi cuaca yang semakin dinamis.

Musim kemarau di Laos. Panjang bayangan pohon mati dengan cabang-cabangnya di ladang kering Don Det, hari yang cerah dengan langit biru dan awan putih, sore hari.

Menghadapi musim kemarau membutuhkan persiapan agar tidak mengalami kesulitan, terutama dalam hal pasokan air dan kesehatan.

Fenomena cuaca worldwide juga memberikan pengaruh besar. Pada 2025, BMKG mencatat adanya potensi terjadinya kemarau basah di sejumlah wilayah. Fenomena ini merujuk pada kondisi saat curah hujan masih cukup tinggi meski sudah masuk periode kemarau.

“Meskipun bibit siklon tropis 96S telah melemah, saat ini muncul bibit siklon tropis 97S yang meningkatkan potensi hujan lebat hingga sangat lebat, terutama di wilayah Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat,” terangnya.

detikNews detikEdukasi detikFinance detikInet detikHot detikSport Sepakbola detikOto detikProperti detikTravel detikFood detikHealth Wolipop detikX 20Detik detikFoto detikHikmah detikPop Layanan

Sumber air yang cukup merupakan modal tanaman bisa hidup. Sehingga, banyak tanaman akan mati akibat kemarau panjang bila tidak melakukan persiapan yang baik. 3. Meningkatnya polusi

Dwikorita mengimbau di sektor pertanian, dapat, menyesuaikan jadwal tanam di wilayah-wilayah yang diprediksi mengalami musim kemarau lebih awal maupun lebih lambat, memilih varietas tahan kekeringan, serta mengoptimalkan pengelolaan air di daerah dengan musim kemarau lebih kering dari regular.

Menariknya, BMKG juga menyoroti wilayah Cuaca Hari Ini Sumatra bagian utara yang memiliki pola iklim berbeda dibandingkan mayoritas wilayah Indonesia. Daerah ini dikenal memiliki dua musim hujan dan dua musim kemarau dalam setahun.

Selain Cuaca Hari Ini itu, suhu muka laut di wilayah sekitarnya, termasuk Samudera Hindia dan Pasifik, juga turut memengaruhi pembentukan awan dan pola hujan. Kondisi ini menjadikan proses transisi musim di beberapa wilayah berlangsung lebih cepat atau lebih lambat dibanding daerah lainnya.

Andri juga menjelaskan bahwa cuaca ekstrem ini dipicu kombinasi sirkulasi siklonik dan penguatan monsun dingin Asia.

BMKG menegaskan bahwa peralihan musim berlangsung secara bertahap. Berdasarkan proyeksi klimatologis, fase transisi dari musim hujan menuju kemarau diperkirakan mulai terjadi sejak akhir Februari hingga Maret 2026.

BMKG mengimbau agar masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, seperti angin kencang atau kebakaran hutan dan lahan (karhutla), yang masih mungkin terjadi meski curah hujan belum sepenuhnya hilang.

Indonesia sebagai negara tropis memiliki dua musim utama yang dipengaruhi pergerakan angin monsun. Musim kemarau umumnya berlangsung April hingga Oktober, ketika angin timur dan tenggara yang bersifat kering dari Benua Australia mendominasi.

"Awal musim Cuaca Hari Ini kemarau umumnya berkaitan erat dengan peralihan angin monsun Asia atau angin daratan beralih menjadi angin monsun Australia yang aktif," ujar Dwikorita.

Report this wiki page